Konsekuensi dari mimpi yang tinggi adalah jatuh yang dalam. Apakah kita cukup membuat mimpi yang tidak berakibat jatuh yang dalam? whatever you want, bukan itu point yang ingin saya tekankan. Masalah jatuh yang dalam disini bukan karena jatuh dari jarak yang jauh, meskipun bisa juga karena faktor itu. ahaha.
Mimpi ibaratkanlah seperti sesuatu yang tinggi, maka orang akan berusaha dengan benar untuk menjadikan dirinya tinggi (bukan memanjat mimpi), sehingga orang bisa terlihat oleh mimpinya, atau setidaknya pandangan mimpinya terhalangi oleh adanya orang tersebut.
Kalo pun usahanya tak bisa setinggi mimpi, pun tidak ada alasan untuk menjadikannya khawatir, karena tetap dia adalah orang yang beruntung karena adanya peningkatan dari dalam dirinya dan kuncinya adalah apapun yang di anggap hebat pastilah ada penciptanya sampai pada level sang esa, itulah kenapa istirja' itu manjur sekali seperti yg telah di kerjakan para orang terdahulu.
Jazahumullohukhoiro,
Betapa bahagianya diri ketika karya kita dilihat orang banyak, dan mereka terlihat gembira melihatnya. ibarat kehausan ditengah terik dan ada segelas air putih dingin. Setidaknya itu akan akan memacu gairahmu kembali untuk melanjutkan perjalanan.
Apapun yang kamu suka, asal itu bukan hal yang dilarang kembangkanlah, tidak perlu menunggu banyak orang menyetujuimu, karena terkadang potensi kamu terlihat ketika tidak seorang pun membantumu dan kamu tetap bersemangat mengerjakannya, dan hasilnya membuat banyak orang setuju.

0 Comments