Apa yang menyenangkan hatimu itu datang dari Allah. Dan Allah itu yang memiliki banyak lebihan. Surga tempatnya segala kesenangan yang kekal abadi selama lamanya. Neraka ialah tempatnya segala penderitaan yang kekal abadi selama lamanya.
Andai angka 1 lalu diikuti angka 0 sebanyak butir butir pasir di dunia ini. Angka sebesar itu dijadikan tahun maka belum lah menggambarkan kekal. Allah enciptakan surga dengan serius. Allah menciptakan neraka juga dengan serius. Hidup di dunia cuma sekali.
Wa Allohu Laa Yahdil Qoumal Faasiqiin.
Dan Allah tidaklah menunjukkan pada kaum yang fasiq. Kita mesti ridlo dengan hukum hukum Allah agar Allah ridlo dengan perkara perkara kita. Bukan karena belum melihat neraka maka orang tak beriman. Seandainya mereka melihat neraka lalu hidup kembali di dunia, mereka akan maksiat kembali.
Iman dan kafir adalah urusannya Allah. Allah lah yang memberikah hidayah kepada yang Dia kehendaki saja. Manusia tidak memiliki kuasa untuk memberikan keimanan kepada seseorang. Meskipun dia seorang Nabi. Manusia yang paling dekat dengan Allah.
Nabi Nuh tidak bisa memberikan hidayah kepada istrinya yang bernama Wa'ilah. Padahal istri adalah manusia terdekat suaminya. Ini ialah contoh paling ekstrim dr Allah dlm Al Qur'an. Tidak ada lagi contoh yang lebih baik. Contoh tuk memahamkan betapa hidayah milikNya. Seorang istri tidak bisa memberikan hidayah kepada suaminya. Seperti halnya Asiyah istri Firaun yang Iman kepada Allah sedang Firaun kufur. Seorang anak tidak bisa memberikan keimanan kepada orang tuanya. Seperti Nabi Ibrohim yang tidak bisa memberikan keimanan bagi orang tuanya. Orang tua tidak bisa menjamin anaknya beriman. Seperti halnya Nabi Nuh yang tidak bisa memberikan keimanan bagi anaknya yang bernama Kan'an.
Keimanan khusus Allah yg kasih. Jumlahnya orang iman daripada org kufur lbh sedikit. Atau jumlahnya org kufur drpd org iman jauh lbh banyak. Gambarannya perbandingan orang iman drpd orang kafir itu seperti hitamnya sapi putih atau putihnya sapi hitam. Maka yg sudah ibadah karena iman harus disyukuri sebab telah dipilih oleh Allah, digerakkan oleh Allah, dilapangkan hatinya oleh Allah.
Untuk apa menukar hidayah dengan kesenangan yang sedikit dan sebentar?

0 Comments